Toko Kematian Ini Menjual Barang Tak Lazim

Toko Kematian Ini Menjual Barang Tak Lazim

Toko
Toko Kematian Ini Menjual Barang Tak Lazim

indoarkeologi.xyz – SEBAGIAN besar toko yang ada di dunia ini, biasanya menjajakan barang-barang yang dibutuhkan oleh konsumennya. Namun, bagi keliru satu toko yang ada di negeri kangguru, Australia, menjajakan barang yang tidak wajar dipilih untuk disediakan bagi konsumennya.

Jika seorang penyair Sylvia Plath menuliskan dalam puisinya yang berjudul Lady Lazarus, Dying is an art, like everything else, mungkin dapat dikatakan toko berikut mengambil alih tema yang terinspirasi berasal dari puisi Plath. Pasalnya, barang-barang yang dijual merupakan benda yang berhubungan bersama dengan kematian.

Didirikan pada 2017 oleh seniman kontemporer Hayley West, toko yang diberi nama The Departure tersebut, menjajakan barang-barang yang tidak lazim dijual, seperti tengkorak hewan-hewan yang tetap lengkap bersama dengan tanduknya, apalagi tengkorak manusia.

Dibalik keunikan barang yang dijualnya, ternyata toko ini dibangun sebetulnya sengaja dimaksudkan agar manusia selaku pengunjung toko dan pembeli dapar merenungkan perihal kematian dan segala perihal perihal hari akhir di kehidupan mereka sesudah singgah singgah ke galeri.

Pasalnya, menurut pendiri toko, kematian dapat singgah tanpa manusia sadari dan dapat dialami oleh tiap-tiap makhluk yang hidup. Untuk itu, The Departure yang menjajakan tulang belulang, peti mati anyaman, sampai hiasan-hiasan yang terkesan horor, dibangun agar manusia-manusia dapat lebih memaknai hidup dan kehidupannya, dan juga ikhlas menerima ajal saat tiba waktunya.

“The Departure merupakan ruangan untuk merenungkan kematian dan juga lokasi untuk mendapatkan karya-karya seni dan juga acara yang bertema kematian. Saya percaya bersama dengan galeri ini, masyarakat dapat dapat memaknai hidup dan menerima kematiannya nanti,” ucap Hayley West, seperti yang dikutip berasal dari Atlas Obscura, Rabu (23/8/2017)

Meskipun The Departure terkesan horor gara-gara menjajakan barang-barang yang bertemakan kematian dan hiasan-hiasan mistis, tetapi galeri ini dapat jadi area yang ramah bagi keluarga dan anak-anak diperbolehkan untuk seseringkan mungkin lihat berbagai macam proyek yang ada di The Departiure yang juga dapat mereka ikut.

Jika Anda berminat untuk datang ke langsung The Departure, Anda dapat menuju ke Mill Castlemaine, yang berada sekira 90 menit berasal dari Melbourne di lokasi Goldfields, Victoria, dikutip berasal dari Atlas Obscura.

Created By indonesia arkeologi | Creative By indoarkeologi
info langsung Radar utama Medan daily Suara publik Detik nusantara Kabar rakyat Media Cepat Lensa berita Pusat Informasi Kabar terkini Detik viral Goal update Gadget update Inovasi digital Update tekno Karir news Portal loker Skor today Zona olahraga Sport headline Zona berita Berita now asamblea3cantos iceclt techaworld i-guijuelo gamekeras teknologikeras nekopresscomics saveangel villageofwolcott plaqueguide blogguza seaworldindonesia andyduguid greatspeeches paylesssofts sukamelancong acrimoney kucrut iramasuara bebascara hariini besoklusa indoarkeologi ruangmistis kenangan peterboroughhiddenheritage alhejaz horoscopetodays horoscopetoday vivaelrosa luisgonzalosegura hunajatehdas dunialain
Dari Tukang Ojek ke Sultan Mahjong, Gacor Tanpa Basa-Basi Inilah Rahasia Sukses 5 Shio Gacor Main Mahjong Ways Dengan Tips Dari Mantan Admin Thailand Keseruan Bermain Mahjong Wins 3 Black Scatter & 2 Cara Mendapatkan Scatter Hitam Dengan Mudah RTP LIVE Mahjong Ways Jadi Ladang Cuan Untuk Mekanik Muda di Daerah Magelang dan Sekitarnya Scatter Ngegas, Multiplier Nempel, Mahjong Ways Emang Gak Ada Ampun Kalau Lagi Mode Kasih Duit
indoPusaka